Coaching eHDW Se-Provinsi Jambi 2026: Memperkuat Kualitas Data untuk Percepatan Penurunan Stunting"
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendampingan dan pengelolaan data konvergensi percepatan penurunan stunting di desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDT) menyelenggarakan Coaching Electronic Human Development Worker (eHDW) secara daring pada Rabu,17 Juni 2026.
Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pendamping desa di Provinsi Jambi, mulai dari Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TA PM) Provinsi, TA PM Kabupaten, Pendamping Desa (PD), Pendamping Lokal Desa (PLD), serta perwakilan Kader Pembangunan Manusia (KPM) dari masing-masing kecamatan. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas data pembangunan manusia di tingkat desa.
Acara dipandu oleh Ibu Susilowati selaku Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TA PM) Pusat, yang mengarahkan jalannya coaching sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi antara pendamping desa, pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan Kader Pembangunan Manusia dalam mendukung implementasi eHDW.
Sementara itu, materi utama disampaikan oleh Bapak Janu dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Dalam paparannya dijelaskan berbagai perkembangan terbaru terkait implementasi aplikasi eHDW, mulai dari tata cara penginputan data yang benar, peningkatan kualitas validasi data, hingga pemanfaatan data eHDW sebagai dasar perencanaan pembangunan desa dan intervensi percepatan penurunan stunting.
Salah satu penekanan penting dalam coaching tersebut adalah bahwa eHDW bukan sekadar aplikasi pelaporan, tetapi merupakan instrumen strategis dalam menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pengambilan kebijakan di tingkat desa. Data yang berkualitas akan membantu pemerintah desa menentukan sasaran prioritas, menyusun program yang tepat, serta mengoptimalkan penggunaan Dana Desa untuk mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sebagai Pendamping Lokal Desa Kecamatan Rimbo Ulu, saya memandang kegiatan coaching ini sangat penting untuk menyamakan persepsi seluruh pelaksana di lapangan. Dengan pemahaman yang sama, proses pendataan dapat berjalan lebih baik sehingga menghasilkan informasi yang valid, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain memperkuat kapasitas teknis, coaching ini juga menjadi wadah diskusi bagi para pendamping desa dalam menyampaikan berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, seperti kendala jaringan internet, validasi data sasaran, hingga koordinasi antar unsur pelaksana di desa. Melalui forum ini diharapkan dapat ditemukan solusi yang aplikatif sehingga implementasi eHDW semakin efektif.
Bagi Kabupaten Tebo, khususnya Kecamatan Rimbo Ulu, hasil coaching ini menjadi bekal penting dalam meningkatkan kualitas pendampingan kepada pemerintah desa dan Kader Pembangunan Manusia. Sinergi antara pemerintah desa, pendamping desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat menjadi faktor utama dalam mewujudkan desa yang sehat dan bebas stunting.
Melalui kegiatan coaching ini diharapkan seluruh pendamping desa di Provinsi Jambi semakin siap mendukung transformasi digital pembangunan desa. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat, sementara kolaborasi yang kuat akan mempercepat terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
"eHDW bukan hanya tentang menginput data, tetapi tentang menghadirkan kebijakan yang tepat sasaran demi masa depan generasi Indonesia yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas."
Comments
Post a Comment